|
Pengguna Internet diprediksi capai 20 juta orang |
JAKARTA (Bisnis): Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) memperkirakan jumlah pengguna Internet di Indonesia akan mencapai 20 juta orang tahun ini dipicu meningkatnya penyediaan akses Internet oleh operator saluran tetap maupun seluler.
Menurut Sekjen APJII Teddy A. Purwadi, target sekitar 20 juta pelanggan pada 2006 diprediksi tercapai karena masyarakat makin mudah mengakses Internet.
AKARTA (Bisnis): Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) memperkirakan jumlah pengguna Internet di Indonesia akan mencapai 20 juta orang tahun ini dipicu meningkatnya penyediaan akses Internet oleh operator saluran tetap maupun seluler. Menurut Sekjen APJII Teddy A. Purwadi, target sekitar 20 juta pelanggan pada 2006 diprediksi tercapai karena masyarakat makin mudah mengakses Internet. "Sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya Internet turut meningkatkan penetrasi Internet di Indonesia", katanya kepada Bisnis. Dia mengatakan layanan GPRS (general packet radio services) dari operator seluler serta layanan Internet instant dari saluran tetap dan saluran ADSL (asymmetric digital subscriber line) merupakan faktor utama penambahan pengguna Internet, terutama pada rumah tangga. Tumbuhnya penyedia layanan Internet pita lebar dan rencana penerapan teknologi Internet nirkabel berkapasitas tinggi WiMax (worldwide interoperability for microwave access), lanjut Teddy, juga menjadi faktor yang sangat berpengaruh dalam peningkatan jumlah pengguna Internet di Indonesia. Tahun ini, APJII menargetkan jumlah pengguna Internet tahun lalu mencapai 16 juta orang dan jumlah pelanggan sebanyak 1,5 juta orang namun yang tercapai adalah 15 juta orang. Hingga saat ini, APWKomitel masih menghitung jumlah pengguna Internet dari warung Internet tahun ini. Namun menurut asosiasi tersebut, setiap tahun jumlah pengguna Internet dari warnet diperkirakan mencapai 40% dari jumlah total keseluruhan pengguna. source-bisnis indonesia |