| Krakatau Hospital System |
|
|
|
|
Kekuatan rumah sakit ditentukan oleh kelengkapan fasilitas, tenaga medis yang andal dan mutu pelayanan yang baik. Diatas ketiga komponen tersebut, peran sangat menentukan adalah pengolahan Manajemen Rumah Sakit. Krakatau Hospital System lahir dari kepedulian kami pada peningkatan pelayanan manajemen rumah sakit dengan melakukan komputerisasi seluruh aspek manajemen rumah sakit. Teknologi ini kami sebut sebagai Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Terintegrasi. Teknologi ini tidak dibuat hanya untuk memindahkan sistem manual ke komputer, tetapi lebih kearah otomatisasi aliran kerja (work flow), integrasi fungsi, sistem on-line, serta sistem panduan keputusan (decision support system). Dukungan kami terhadap dokumen-dokumen standar Departemen Kesehatan RI menambah kemudahan operasional di lapangan. Dengan konsep tersebut jaminan kecepatan, integrasi dan akurasi data lebih terjamin, dalam bahasa kami “pelayanan pasien dilakukan dalam sekejap” Administrasi Pasien dan BillingModul Administrasi Pasien dan Billing merupakan akses pertama bagi seluruh pelayanan RS. Biodata Pasien, Keluarga Pasien, Penjamin, dan lain-lain dapat diketahui langsung pada layar monitor.Data-data billing selalu terupdate pada setiap transaksi pembayaran di setiap unit-unit pelayanan seperti Unit Rawat Jalan, Unit Rawat Inap, Unit Gawat Darurat, Penunjang Medis dan Farmasi. Berbagai macam tipe pembayaran dapat dikelola oleh modul ini, misalnya tunai, jaminan perusahaan, kartu kredit, dan lain-lain. Bukti pembayaran, pencetakan pasien dilengkapi dengan invoice/kwitansi serta rincian biaya pelayanan. Laporan dapat dihasilkan dengan mudah dan cepat. Kasir cukup memvalidasi semua transaksi pasien yang telah pada unit setiap unit pelayanan, sehingga rincian biaya dapat dicetak disini. Fungsi kasir bisa dipilih antara pola Kasir Terpusat atau Multi Kasir. Perhitungan bagi hasil jasa dokter yang harus dibayar oleh Rumah Sakit langsung dapat dikeluarkan berdasarkan presentase bagi hasil yang disepakati bersama setelah melalui proses validasi transaksi tindakan yang dilakukan oleh pihak personalia. Laporan penagihan untuk pasien jaminan yang berasal dari perusahaan pelanggan, asuransi & bank dapat langsung dikeluarkan dalam bentuk detail ataupun rekapitulasi. Laporan yang dapat dihasilkan dari modul ini diantaranya : Laporan Pendapatan/Penerimaan per Nama Kasir, Laporan Tagihan per Perusahaan, Laporan Pembayaran Jasa/Dokter.
Rawat JalanPenekanan pelayanan Rawat jalan adalah pada pengelolaan Poliklinik. Pada modul ini jumlah Poliklinik yang dapat ditangani fleksibel sesuai dengan kebutuhan Rumah Sakit. Pelayanan Rawat Jalan meliputi pendaftaran pasien, transaksi tindakan pasien, kasir penerimaan pembayaran serta transaksi pemakaian obat/alat kesehatan.Modul ini menghasilkan laporan-laporan spesifik pengelolaan rawat Jalan. Laporan yang dihasilkan antara lain : Laporan Pasien Rawat Jalan per Dokter Praktek; Laporan Pendapatan Rawat Jalan; Laporan Pendapatan Poliklinik; Laporan pemakaian Obat/Alat Kesehatan; Invoice kepada Perusahaan; Asuransi atau Bank.
Rawat InapModul Rawat Inap merupakan pengelolaan data pasien inap, pengelolaan tersebut meliputi pendaftaran pasien, transaksi tindakan pasien, transaksi kamar/mutasi kamar perawatan, pemakaian fasilitas RS serta pemakaian obat/alat kesehatan.Setiap tindakan dan fasilitas yang diberikan kepada pasien sejak masuk (masuk UGD/Rawat Jalan) hingga keluar Rumah Sakit dicatat dari unit-unit yang dipergunakan oleh pasien, sehingga apabila pasien akan meninggalkan Rumah Sakit, maka tagihannya sudah meliputi tagihan dari unit-unit tersebut. Laporan yang dihasilkan antara lain : Daftar Pasien Rawat Inap; Laporan Pasien masuk & keluar Inap; Laporan Pendapatan Rawat Inap; Laporan Pemakaian Obat/Alat Kesehatan; Laporan Statistik Medical Record; B.O.R (Beds Occupied Ratio); T.O.I (Turn Over Interval); ALOS (Average Long of Stay).
Unit Gawat Darurat (UGD)Modul ini mengelola pelayanan Unit Gawat Darurat yang meliputi : pendaftaran pasien, transaksi tindakan pasien, pencatatan medik/darurat medik, pemakaian fasilitas ambulan serta pencatatan pemakaian obat/alat kesehatan.Pendaftaran pasien pada Unit Gawat Darurat akan mengacu kepada database Medical Record Rumah Sakit secara online, dengan demikian tidak terjadi dukplikasi identitas pasien. Catatan medis setiap pasien juga akan dilakukan secara online dan tersimpan pada database Medical Record Pusat. Transaksi pembayaran dilakukan dengan mudah seperti yang dilakukan unit lainnya yaitu dengan memasukkan identitas pasien dan memasukkan rincaina biaya yang harus dibayar oleh pasien. Laporan yang dihasilkan antara lain : Daftar Pasien Unit Gawat Darurat; Laporan Penerimaan Kasir UGD per-shift; Laporan Bulanan UGD; Laporan Pemakaian Obat/Alat Kesehatan; Laporan Pemakaian Jasa UGD.
Penunjang MedisModul Penunjang Medis mengelola pelayanan Unit Laboratorium, Unit Radiologi, MCU (Medical Check Up), Haemodialisa, Phisioterapi dan unit penunjang medis lainnya. Pada setiap unit pelayanan dilengkapi dengan fasilitas pendaftaran, transaksi tindkan, pemakaian obat/alat kesehatan, pencetakan hasil diagnosis serta laporan-laporan spesifik unit tersebut.Bagi paisen yang berasal dari Rawat Inap, maka tagihan pelayanan di masing-masing unit dapat ditagihkan bersama tagihan pelayanan di Rawat Inap, dengan demikian pasien rawat Inap tidak perlu membayar di unit yang bersangkutan tapi cukup dibayar saat pasien meninggalkan Rumah Sakit. Modul ini juga dapat melayani pasien dari luar Rumah Sakit secara langsung (tidak memiliki nomor register pasien RS). Laporan yang dihasilkan antara lain : Laporan Hasil Pemeriksaan Laboratorium; Laporan Pemeriksaan per Pasien; Laporan Transaksi Pemeriksaan per Dokter.
Medical RecordPencatatan data medis setiap pasien dilakukan dan dikelola pada Modul Medical Record, dengan sebelumnya nomor pasien dibuat secara otomatis oleh sistem disesuaikan metode sistem penyimpanan buku status pasien ataupun disesuaikan dengan kebijaksanaan Rumah Sakit.Nomor pasien dibuat/disimpan secara terpusat sehingga unik untuk setiap pasien. Catatan medis setiap pasien akan tetap tersimpan sampai lima atau sepuluh tahun sebagai catatan aktif. Apabila waktu tersebut telah dilampaui maka catatan medis akan dialihkan secara otomatis sebagai catatan medis pasif. Laporan yang dihasilkan antara lain : Laporan Morbiditas; Indeks Penyakit Rawat Jalan; Indeks Penyakit Rawat Inap; Net Death Rate; Gross Death Rate; B.O.R; T.O.I.
Instalasi FarmasiPengelolaan pelayanan Resep dilakukan pada Modul Farmasi. Pada modul ini dilengkapi dengan peracikan resep, penerimaan/permintaan obat ke unit inventori dan kontrol stock.Resep Pasien Rawat Inap dicatat langsung di farmasi sehingga pada saat pasien pulang secara otomatis langsung dapat ditagihkan dalam satu invoice Rawat Inap. Laporan yang dihasilkan antara lain : Laporan Penerimaan Resep; Laporan Penggunaan Obat Narkotik/Psikoterapik; Laporan keluar Masuk Obat/Alat kesehatan.
Inventory FarmasiModul ini mengelola distribusi obat/alat kesehatan yang digunakan di setiap unit Rumah Sakit serta penerimaan/permintaan kebutuhan obat/alat kesehatan dari/untuk setiap unit berdasarkan standar dan min/max stock yang diijinkan.Penggunaan obat di setiap unit pelayanan dapat sebagai biaya unit ataupun sebagai pemakaian pasien yang langsung ditagihkan dalam invoice Rawat Inap, Rawat Jalan dan Alat Kesehatan.
Back Office• Human ResourcesHR Administration; Time Management; Payroll; Travel Management; Compensation; HR Development.
• Material Management
• Marketing
• Maintenance Equipment
• Accounting & Finance System
|



