Seorang guru meminta Stevie Morris membantunya mencari seekor tikus yang
berkeliaran di ruang kelas. Asal anda tahu bahwa alam telah memberikan
Stevie sesuatu yang tak dimiliki oleh seorang pun lainnya di dalam kelas
itu. Alam telah menganugerahi Stevie sepasang telinga yang tajam untuk
mengimbangi kedua matanya yang buta. Baru pertama kali inilah Stevie
mendapat penghargaan untuk ke dua telinganya yang berbakat itu.
Pengakuan atas kemampuannya yang istimewa itu menggugah kesadaran Stevie.
Sejak itulah ia merasa harus membangun hidupnya yang baru. Bila orang lain
menghargai kemampuannya tanpa merendahkan cacat tubuhnya yang lain, maka ia
tentu harus lebih menghargai karunia itu. Bertahun-tahun ia mengasah dan
mengembangkan anugerah pendengarannya. Kini ia menggunakan nama panggung
Stevie Wonder, salah satu penyanyi dan penulis lagu terbesar di tahun
tujuhpuluhan.
Setiap dari kita adalah unik dan memiliki kemampuan istimewa yang unik pula.
Keistimewaan itu takkan terujud tanpa diasah dan dikembangkan selama sekian
lama. Namun lebih dari itu, keistimewaan kita takkan terlihat bila kita
tidak mau menghargainya. Dan penghargaan yang tulus mampu mengubah hidup
seseorang. (adapted from How to Win Friends and Influence People - Dale
Carnegie.)
|