Tidak semua Users merasa cukup dengan fungsi-fungsi inti pada Financial Accounting Application. Banyak langkah pengambilan keputusan yang harus dilakukan dengan cepat dan akurat. Cost Accounting Application dapat dijadikan alat bantu yang dapat diandalkan. Dengan resources yang kami miliki, kami siap untuk membangun modul-modul yang Cost Accounting Application, sesuai dengan karakter bisnis Anda secara spesifik dan unik.
Cost Accounting
Adalah kumpulan dari modul-modul yang lebih banyak digunakan oleh manajemen (internal) perusahaan, terutama untuk mengendalikan pendapatan dan biaya. Modul-modul di lingkungan Cost Accounting ini selain terintegrasi secara penuh dengan modul-modul Financial Accounting dapat juga terintegrasi dengan fungsi Sales Distribution, Material Management, Purchasing, dan Production Plan.
Cost Center Accounting
Modul ini menyediakan fasilitas untuk melakukan rencana biaya, mengakumulasi dan mengalokasi biaya di tingkat pusat biaya (cost center). Juga dapat menyajikan laporan yang menunjukkan kinerja biaya dari masing-masing pusat biaya (cost center).
Project Accounting
Penyiapan anggaran maupun akumulasi pendapatan dan biaya, dilengkapi fasilitas alokasi menjadikan modul ini sangat bermanfaat untuk memonitor kinerja proyek. Penstrukturan task (satuan tugas) dalam bentuk WBS (Work Breakdown Structure) serta penetapan jadwal mengharuskan manajemen melakukan pengendalian operasional proyek secara teknis.
Product Costing
Modul ini sangat membutuhkan integrasi sistem dengan Material Management dalam hal penyiapan product master. Integrasi dengan Production Plan dibutuhkan dalam hal pemilihan Bill of Material (BOM), running time dan material receipt sebagai dasar pengalokasian dan pembebanan biaya. Kalkulasi biaya dapat dilakukan per-periodik maupun per-order produksi.
Revenue Accounting
Merencanakan volume dan nilai penjualan dapat dilakukan pada modul ini, sedangkan perekaman penjualan yang terkait dengan produk dapat dilakukan melalui modul Sales Distribution, atau entrian tersendiri. Modul ini memungkinkan monitoring kinerja penjualan berdasarkan pada kombinasi dari segmen pasar, jalur distribusi, profit centre, produk atau jasa yang merupakan obyek pendapatan.
|